Sign guestbook  

" target=_blank>30. prambudi - 2009-06-11 20:42:32
Salam Mas Mahrus,

Pertanyaan anda simple tapi jawabnya cukup rumit... hehehehe
Untuk ayam isa brown umur 27 minggu dengan %HD hanya 65% berarti performance anda dibawah rata-rata performance indonesia. Pada umumnya di Indonesia peak (> 90%) di capai pada usia 26/27 minggu. Untuk farm dengan management yg lebih baik bisa diusia 23/24 minggu. Hal ini ada beberapa yg harus diklarifikasikan terlebih dahulu yaitu

1. Apakah anda pelihara dari DOC atau beli pullet jadi ?
2. Jika anda pelihara dari DOC apakah anda selalu memperhatikan bobot ayam ? (Dimana pencapaian bobot badan dengan pakan stndar layer bisa diasumsikan frame size dapat optimal)
3. Apakah anda menghitung uniformity nya sebelum masuk kandang batteray...?
4. Apakah anda memakai pakan jadi (komplit feed )atau pakan campuran konsentrat, jika anda memakai konsentrat bagaimana campurannya (KOnsentrat ; Jagung ; Katul) ?

masalah tidak tercapainya performance standar ayam sehat (tanpa gangguan penyakit) merupakan akumulasi ketidakbenaran management dari awal hingga pre lay.
Salah satunya
1. Harusnya pindah batterai itu dimasa developer (umur 11 - 14 minggu), karena waktu pindah ini ayam akan stress dan melakukan adaptasi dari kandang postal ke batteray. Nah anda melakukan pindah kandang saat ayam sudah berproduksi. (Anda banyangkan wanita yg sedang menstruasi, dia akan sangat sensitiv atau udah stress, demikian pula adanya dengan ayam). Peralihan dari Dara ke pullet yg awalnya dia hanya makan untuk maintenance saat pullet dia sudah harus beradaptasi untuk respon hormonal untuk bertelur, sehingga hal ini secara fisiologis akan berpengaruh pada ayam. dan akibatnya dia menjadi sensitiv bahkan ada yg ga mau makan dlm jumlah cukup. Sehingga hal ini ditambah lagi ada stress management maka ayam akan semakin tidak nyaman sehingga proses2 deposisi kalsium dimedula bone akan terhambat, hal ini akan berakibat terhambatnya grafik produksi telur)

Untuk daerah tropis Feed inatke 117 g/hari sudah cukup. (recomend dari isa adalah 115 g/hari dg Protein 17,5 maka asupan proteinnya sudah lebih dari 20 g/hari).
dengan intake 117 jika masih belum mendorong hen day maka yg harus di cek
1. Homogenity campuran
2. kualitas bahan pencampur (jagung dan katul)

Saran saya ;
1. Lakukan Cek homogenity campuran
2. Cek kualitas bahan baku
3. puasa kan ayam (antara jam 10 - 13 siang), berikan sisanya jam 14.00 siang.
4. tambahkan grit sebanyak 2-3 gram, pada sore hari (3 - 4 pm, dengan ukuran granul 2 - 3 mm.
5. Jika bisa kurangi cahaya (lihgting) 1 jam di sore hari dan tambahkan 1 jam pada dini hari menjelang pagi

ok mudah2an berhasil







29. Ari Subekti - 2009-06-02 13:56:09
Ass. Selamat ulang tahun meskipun dah terlambat. Mas eko masih di sidoarjo kan? ada temen yang perlu bantuan, mungkin mas bisa bantu. tapi saya tidak tahu bagaimana menghubungi mas eko?
Thanks infonya.

28. mahrus - 2009-05-26 09:42:35
Mas Eko.......
Saya punya ayam petelur +/- 1.300 (Isa Brown), pada saat pindah kandang dilakukan umur 2o minggu sudah produksi 3%, saat ini sudah umur 27 minggu dan produksinya baru 65%, konsumsi pakan 117 gr/ekor. Biasanya pada umur 27 minggu sudah mencapai puncak produksi.
Pertanyaan kami; Mengapa produksinya bisa telat seperti itu?
Trimakasih sebelumnya.

27. boodee - 2009-05-24 09:42:24
Maaf pak lama gak nyambangi tempat sampeyan
Yang saya maksud adalah micotoxin binder, karena ada beberapa yang mengatakan zat tersebut bisa menyebabkan FCR bengkak.
Trims seelumnya atas bantuannya

26. Mahrus - 2009-04-26 13:12:55
Mas Eko,
Trimakasih atas penjelasannya.

25. prambudi - 2009-04-14 16:42:54
Yaa.. masih ingat kog mba Prima....

heheheh

24. prambudi - 2009-04-14 16:32:04
Dear Mas Mahrus,

Secara alamiah ketika ayam udah berumur tua, maka kerabang telur agak pucat (tidak secoklat waktu muda).
untuk diketahui warna kerabang sebenarnya dipengaruhi oleh efek hormonal. Kinerja hormonal ini akan terganggu jika ayam ini mendapat cekaman stress yg ekstrim. Sedikit banyak pewarnaan ini juga dipengaruhi oleh balance nilai kandungan mineral dan vitamin terutama mineral trace seperti Cu, Mn, Fe, Zn dan vitaminnya D3,E dan C.

Jadi agar telur ayam tua agar bertahan agak coklat (tidak pucat) maka usaha yg dapat ditempuh ;

1. Kurangi Cekaman stress pada layer
2. Tambahkan Vitamin dan mineral trace
3. tambahkan Calsium 2-3 gram di sore hari (karena Calsium diibaratkan semen, pospor batu batanya dan mineral trace bahan catnya).

note ; penambahan vit + mineral pasti akan menambah biaya maka bisa disiasati dengan sedikit menurunkan protein kasar pada pkan yg akan diberikan.
4.

terima kasih

Salam
Eko P

23. prambudi - 2009-04-14 16:18:18
Dear Mas Boodee,


Binder apa ya ?? amonia binder atau pellet binder atau micotoxin binder ??



22. Mahrus - 2009-03-23 11:22:43
Salam kenal.....
Yang saya amati kalau ayam petelur masih muda telurnya berwarna agak coklat sedangkan mendekati afkir warnanya agak putih.
Bagaimana caranya agar telur lebih berwarna coklat? (tidak berwarna agak putih). Tq.

21. boodee - 2009-03-17 08:57:22
Salam kenal Pak
Mau tanya nih, sejauh mana efek pemakaian binder terhadap FCR pada ayam broiler.
Thanks bantuannya.

    Sign guestbook   < Page 4 | Page 2 >

Webmasters, Click here to get a free guestbook!    

Remove all the advertisements
from this guestbook!

- LIMITED OFFER -




  Please report if this guestbook contains illegal or offensive content.